Tag Archives: VIRUS CORONA

INILAH 6 Tempat Berisiko Tinggi Tularkan COVID 19 Saat New Normal

1 Jul

 

PANJAITAN KOTA SIANTAR PEDULI COVID 19

4 Jun

Punguan Raja Panjaitan dohot Boruna Kota Pematang Siantar memberikan bantuan kepada anggotanya yang terdampak akibat Pandemi Covid 19. Para pengurus & penasehat langsung terjun ke lapangan memberikan bantuan kepada anggota yg terdampak ke sektor-sektor yang ada.

Berikut videonya:

Baca lebih lanjut

PANJAITAN PEDULI COVID-19 BERBAGI KASIH

22 Apr

PANJAITAN BERBAGI

Pandemi Corona Menggugah Keluarga Besar Panjaitan Menyalurkan Sumbangan Berupa 3.000 Paket Sembako

21 Apr

Sumber: https://www.kabar-investigasi.com/2020/04/pandemi-corona-menggugah-keluarga-besar.html

MOKI, Jakarta – Di tengah Pandemi Corona yg sedang melanda Indonesia, Keluarga Besar Panjaitan Sejabodetabek atau yang lebih dikenal Punguan Panjaitan Dohot Berupa se-Jabodetabek tergugah untuk bersolidaritas meringankan beban sesama yang terdampak akibat Pandemi tersebut.

Dampak Pandemi mulai terasa secara ekonomi terutama bagi warga Panjaitan di Jabodetabek yang bekerja di sektor non formal. Mereka mendapat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan Pokok sehari-hari.

Trimedya Panjaitan, SH, MH selaku Ketua Umum Keluarga Besar Panjaitan se-Jabodetabek menyatakan menyiapkan 3.000 Paket sembako untuk 3.000 KK sesama warga Panjaitan yang terdampak Pandemi.

Dalam kesempatan itu, beliau juga berpesan kepada seluruh keluarga besar Panjaitan se-Jabodetabek agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

“Mendeteksi apabila ada Warga keluarga besar Panjaitan se-Jabodetabek yang terpapar COVID-19 dan dirawat di Rumah Sakit yang ditunjuk oleh Pemerintah. Peran aktif dari semua Ketua wilayah sangat kita harapkan,” jelas Trimedya.

Penyerahan dipimpin oleh Sekretaris Umum PPDB se-Jabodetabek Wilson Panjaitan. Beliau berharap dengan adanya bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara Warga Panjaitan.

“Banyak saudara-saudara kita Panjaitan yang bekerja pekerja harian Ojol, supir Grab terus supir angkot. Terus ada juga yang di-PHK oleh perusahaan-perusahaan swasta. Makanya, Pak Trimedya mengatakan ayo kita dukung semua dibuka lah dompet PPDB peduli COVID-19 ini,” ungkap Wilson.

Wilson mengatakan bahwa masing-masing Ketua Wilayah se-Jabodetabek menjemput sembako tersebut di kawasan Tebet Jakarta selatan untuk dibagikan ke warganya masing-masing. (IP-KPNBTN)

 

Berbagai Macam Istilah Yang Harus Kita Ketahui menyangkut Pandemi Corona

16 Apr

Sejak wabah Corona merebak ke seluruh dunia banyak muncul istilah2 yg tidak diketahui oleh di masyarakat. Masyarakat pada umumnya hanya bisa menyebut tanpa mengetahi artinya. Istilah2 tsb banyak muncul terutama di Media Televisi kemudian berlanjut ke Media Sosial.

Berikut istilah2 yg banyak digunakan secara umum:

  • Covid-19: Merupakan akronim dari coronavirus disease 2019.
  • Coronavirus: Keluarga virus yang beberapa di antaranya menyebabkan penyakit pada manusia, ada pula yang tidak. Virus korona tipe baru yang tengah menjadi pandemi saat ini bernama SARS-CoV-2 (severe acute respiratory syndrome-coronavirus-2).
  • Pandemi: Penyebaran penyakit secara meluas ke seluruh dunia.
  • Epidemi: Kondisi di mana penyakit menular menyebar dengan cepat ke banyak orang, di wilayah tertentu & dalam konsentrasi yang lebih tinggi dari biasanya. Skalanya lebih kecil daripada Pandemi.
  • Endemi: Penyakit yang keberadaannya permanen di sebuah wilayah atau populasi. Contohnya penyakit Malaria di sebagian wilayah Afrika seperti Liberia.
  • Imported Case: Ketika seorang penderita COVID-19 tertular di luar negeri lalu kembali ke negaranya serta berpotensi menulari warga sekitarnya.Kini.
  • PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar): Pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi virus corona untuk mencegah kemungkinan penyebaran makin meluas. Sejumlah kegiatan yang melibatkan publik dibatasi, seperti perkantoran atau instansi diliburkan, pembatasan kegiatan keagamaan dan pembatasan transportasi umum.
  • ODP (Orang Dalam Pemantauan): Orang yg biasanya memiliki gejala ringan seperti batuk, sakit tenggorokan, demam, tetapi tidak ada kontak erat dengan penderita positif. Saat kondisi ODP, orang tersebut tidak perlu rawat inap di rumah sakit tetapi akan diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah setidaknya selama 14 hari hingga kondisinya membaik.
  • PDP (Pasien Dalam Pengawasan): Orang-orang yang memiliki gejala panas badan dan gangguan saluran pernapasan. Gangguan saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan COVID-19. Tidak hanya itu, PDP juga memiliki indikasi atau diketahui pernah berkontak secara langsung dengan kasus yang terkonfirmasi atau probabel COVID-19. Sebelum diputuskan positif terjangkit, penderita penyakit COVID-19 disebut Pasien Dalam Pengawasan (PDP),
  • Pasien Positive: Pasien yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 setelah melakukan serangkaian pemeriksaan seperti cek darah, rontgen paru-paru, hingga swab yang harus menjalani perawatan di rumah sakit atau di lokasi yang ditentukan oleh pemerintah.
  • APD, (Alat Pelindung Diri); Alat-alat atau perlengkapan yang wajib digunakan untuk melindungi dan menjaga keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan yang memiliki potensi bahaya.
  • Rapid Test Corona: Pengujian test cepat untuk virus corona baru SARS-CoV-2 (COVID-19).
  • Swab Test: Pengujian test cepat untuk virus corona baru SARS-CoV-2 (COVID-19) dgn perlakuan mengambil sampel ludah atau lendir di tenggorokan bagian belakang atau saluran pernapasan bawah.
  • Social Distancing: Sebuah langkah yg digunakan untuk menghindari penyebaran virus corona dgn cara masyarakat diminta untuk tetap berada di rumah, dan tak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak & juga dgn menjaga jarak antar individu.
  • Physical Distancing: Sebuah langkah atau upaya agar masyarakat tetap menjaga jarak fisik, bukan jarak sosial. Menjaga jarak fisik bukan berarti kita memutus hubungan sosial dengan orang lain. Hal ini dilakukan untuk mengkoreksi perlakuan Social Distancing dalam mencegah penyebaran virus corna sehingga masyarakat tetap bisa berhubungan dengan memanfaatkan teknologi.
  • Karantina: Memisahkan dan membatasi kegiatan orang yang sudah terpapar virus Corona namun belum menunjukkan gejala.
  • Isolasi: Memisahkan orang yang sudah sakit dengan orang yang tidak sakit untuk mencegah penyebaran virus Corona.
  • Lockdown: Pembatasan pergerakan penduduk dalam suatu wilayah dengan cara mengunci seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu daerah maupun negara. Tujuan mengunci suatu wilayah ini agar virus corona tidak menyebar lebih jauh lagi. Semua fasilitas umum harus ditutup, di antaranya sekolah, transportasi umum, tempat umum, perkantoran, bahkan pabrik harus ditutup dan tidak diperkenankan beraktivitas.
  • Herb Imunity (Kekebalan kelompok atau komunitas): Keadaan di mana sebagian besar masyarakat terlindungi atau kebal terhadap penularan penyakit tertentu. Herd immunity bisa muncul dengan cara membiarkan virus terus menyebar sehingga banyak orang terinfeksi dan apabila mereka sembuh, banyak orang akan kebal sehingga wabah akan hilang dengan sendirinya karena virus sulit menemukan host atau inang untuk membuatnya tetap hidup dan berkembang.
  • Suspect: Orang atau pasien dalam pengawasan yang harus menjalani isolasi di rumah sakit dan melakukan pemeriksaan swab.
  • Disinfectan: Zat kimia yang digunakan untuk membersihkan dan membunuh kuman pada benda tak hidup. Biasanya, cairan disinfektan digunakan untuk mensterilkan benda-benda dari pertumbuhan kuman dan bakteri.

 

Baca lebih lanjut