dr. Agustinus Taolin, SpPD., KG-EH, FINASIM, Kepala Daerah Keturunan Tionghoa, Bupati Kabupaten Bellu.


dr. Agustinus Taolin, SpPD., KG-EH, FINASIM, Kepala Daerah Keturunan Tionghoa, Bupati Kabupaten Bellu.

Ia adalah seorang dokter yang menjabat Bupati Belu ke-10, periode 2021 hingga sekarang. Agustinus Taolin dilahirkan di Halilulik pada 11 Agustus 1960, dan menjalani pendidikan dasar hingga menengah di Kabupaten Belu. Pada tahun 1966 di usia 6 tahun, ia menempuh pendidikan di SD Katolik Halilulik, dan menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1972.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SD Katolik Halilulik, ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah/Kursus Teknik Santo Yosef-Halilulik, pada tahun 1972 hingga tamat pada tahun 1975. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan pendidikan menengah pertama di kampung halamannya – Halilulik, ia melanjutkan pendidikan menengah atanya di luar kampung halamannya, dan memantau ke ibukota Kabupaten Belu – Atambua, di mana ia menempuh pendidikan menengah atas di SMA Katolik Suria Atambua pada tahun 1975 hingga 1979. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Belu, ia memutuskan untuk menempuh pendidikan tinggi di luar tanah kelahirannya, dan merantau ke Yogyakarta. Di Yogyakarta, ia menempuh pendidikan di Universitas Gajah Mada dan mengambil program studi Kedokteran Umum, pada Fakultas Kedokteran, pada tahun 1981 hingga tamat pada tahun 1987/1988.

Setelah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum, ia menempuh pendidikan spesialis, dengan mengambil spesialis penyakit dalam di Universitas Diponegoro, dan tamat pada 1990/1998. Setelah menyelesaikan pendidikan spesialis, ia melanjutkan pendidikan ilmu subspesialis gastroenterologi hepatologi di Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia kembali ke tanah kelahirannya dan mulai berkarier sebagai dokter pada Puskesmas hingga dipercaya memimpin RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua. Setelah berkarier di tanah kelahirannya, ia melanjutkan kariernya merantau di Jawa Barat, dan menetap di Bogor, di mana ia merupakan seorang dokter di Rumah Sakit BMC Mayapada dan Siloam Hospitals Bogor, hingga ia dipanggil kembali untuk memimpin kampung halamannya. Dalam posisinya sebagai dokter penyakit dalam, ia juga aktif dalam organisasi kedokteran. Ia dipercaya menjadi ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PB PABDI (Pengurus Besar Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia) periode 2018–2021. Ia juga pernah diganjar sebagai dokter teladan tingkat Puskesmas se-Indonesia beberapa tahun silam.

Pada perhelatan politik Pemilihan umum Bupati Belu 2020, Agustinus Taolin pertama diusung oleh Partai Nasdem sebelum 11 Februari 2020. Pada saat itu, ia telah mendaftarkan dirinya pada Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, PKPI, PKS, dan Partai Golkar. Saat itu, ia belum memilih wakilnya, di mana terdapat 3 nama dalam daftarnya, antara lain Anton Bele, Vinsensius Loe Mau, dan Aloysius Haleserens. Paket Sehati yang terdiri atas Agustinus Taolin sebagai Bakal Calon Bupati dan Aloysius Haleserens sebagai Bakal Calon Wakil Bupati telah terbentuk pada Juli 2020. Pada 27 Juli 2020, Partai Kebangkitan Bangsa resmi mendukung Paket Sehati, diikuti Partai Golkar pada 25 Agustus 2020. Hingga masa pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu, terdapat 5 partai politik yang resmi mengusung Paket Sehati, antara lain Partai Nasdem, Partai Golkar, PKB, PKPI, dan PKS, dengan jumlah 14 kursi dari 30 kursi pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Belu.