Bupati Tionghoa Pertama di Papua, Bupati Kaimana, Freddy Thie


Bupati Tionghoa Pertama di Papua, Bupati Kaimana, Freddy Thie

Bupati dan Wakil Bupati Kaimana terpilih periode 2021-2024 Freddy Thie – Hasbulla Furuada resmi dilantik oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, di Manokwari, Senin 26 april 2021.

Usai pelantikan, Bupati Kaimana Freddy Thie dihadapan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaimana serta para mahasiswa Kaimana di Manokwari menegaskan, tidak adalagi istilah bupati biru atau merah. “Hari ini saya tegaskan yang ada adalah Bupati Kabupaten Kaimana. Tidak adalagi istilah bupati biru atau merah,” tegasnya.

Menurut Freddy Thie, harapan dan beban yang diberikan kepada dirinya selaku Bupati dan Wakil Bupati Kaimana, akan dituntaskan keduanya sesuai visi misi. Sehingga dukungan semua pihak, sambungnya, sangat diharapkan untuk bersinergi membangun Kaimana lebih maju lagi ke depan. “Jadi bukan lagi visi misi pasangan calon, akan tetapi visi misi Kabupaten Kaimana. Untuk itu, saya berharap dukungan dari masyarakat maupun dari seluruh OPD serta semua Forkopimda Kaimana,” imbuhnya.

Itulah ungkapan salah satu Bupati Keturunan Tionghoa yg siap memajukan daerahnya & siap melayani Masyarakat.

Siapakah Freddy Thie?

Berikut Profilnya. Lahir di Kaimana 20 januari 1970. Ia adalah seorang wirausaha. Pendidikan SD thn 1977-1983 di SD YPPK Kaimana. SMP thn thn 1983 – 1986 di SMP Katolik Manokwari. SMA thn 1986 – 1989 di SMA Negri Malang. Ia adalah CEO di PT Senja Group. Berorganisasi sudah dilakukannya semenjak di bangku sekolah SMA sebagai Ketua OSIS. Ketua DPC Partai Demokrat, Kabupaten Kaimana thn 2007 – 2023. Anggota Gapensi, thn 2010 – 2012. Anggota KADIN, thn 2011-2013. Ketua Dewan Paroki Katolik Kaimana, thn 2009 – 2012.

9 Fakta Unik Negara Vatikan


9 Fakta Unik Negara Vatikan

Berikut sejumlah fakta menarik tentang Vatikan:

1. Negara terkecil di dunia Dikelilingi oleh tembok sepanjang 3 kilometer, Vatikan adalah negara kota yang luasnya hanya sekitar 100 hektar, seperdelapan dari luas Central Park di New York. Vatikan mengusung pemerintahan monarki absolut dengan paus sebagai pemimpinnya. Hanya ada sekitar 900 penduduk di sini. Vatikan mencetak mata uang, perangko, paspor, dan plat nomor mobil sendiri. Vatikan juga memiliki kantor media, bendera, dan lagu kebangsaan sendiri. Biaya masuk museum, penjualan perangko dan suvenir menjadi pendapatan utama Vatikan.

2. Museum dengan koleksi seni terbanyak di dunia Museum Vatikan merupakan salah satu museum dengan koleksi seni terbanyak di dunia. Ada sekitar 70 ribu karya seni di sini. Jika dipajang berbaris, koleksinya bisa sepanjang 15 kilometer. Ada 54 galeri yang bisa dikunjungi di sini. Kapel Sistine menjadi salah satu yang populer.

3. Paus di Rabu Pagi Setiap Rabu pagi, Paus mengadakan Audiensi Kepausan, di mana ia berbicara kepada publik dalam berbagai bahasa dan diakhiri dengan pemberian restu untuk orang-orang. Jika punya benda kesayangan yang ingin diberkati, silakan bawa ke acara ini.

4. Michelangelo Ada banyak fakta menarik mengenai karya seni Michelangelo yang dipajang di Vatikan. Lukisan Adam dan Hawa di Kapel Sistine selama ini menunjukkan sosok Pohon Apel, namun itu sebenarnya Pohon Ara, sebagaimana dibuktikan oleh bentuk daunnya. Selain itu, patung Pieta, yang terletak tepat di sebelah kanan pintu masuk Basilika Santo Petrus, adalah satu-satunya patung yang telah ditandatangani oleh Michelangelo. Michelangelo membubuhkan tanda tangannya di patung tersebut setelah mendengar ada dua pendeta yang merasa tidak percaya bahwa ia – yang kala itu masih seniman muda, bisa membuat karya seagung itu. Akhirnya Michelangelo menyelinap di dalam Vatikan untuk membubuhkan tanda tangannya di selempang Perawan Maria.

5. Mosaik Karya seni yang dipajang di Basilika Santo Petrus sebagian besar berupa mosaik, meskipun menyerupai lukisan. Teknik mosaik dipilih agar bentuk dan warnanya awet sepanjang masa.

6. Basilika Santo Petrus Basilika Santo Petrus adalah gereja Katolik terbesar di dunia. Saking luasnya, gereja ini bisa menampung seluruh bangunan gereja di Vatikan.

7. Altar tengah Baldacchino, atau altar tengah di Basilika Santo Petrus, terletak tepat di atas tempat Santo Petrus, paus pertama, dimakamkan. Setinggi 30 meter, altar ini terbuat dari perunggu yang sebagian besar dilepas dari monumen Romawi kuno seperti Pantheon, dan satu-satunya orang yang diizinkan untuk berada di altar ini adalah paus.

8. Perpustakaan dengan koleksi terbanyak di dunia Vatikan memiliki perpustakaan dengan buku terbanyak di dunia, dengan lebih dari 1,1 juta buku dalam koleksinya, plus sekitar 6.000 buku baru ditambahkan setiap tahunnya. Perpustakaan di sini memiliki koleksi terbesar untuk buku-buku berbahasa Latin, Yunani, dan Ibrani. Perpustakaan Vatikan juga memiliki koleksi klasik hingga agama dan filsafat, lengkap dengan buku-buku tertua yang berasal dari abad pertama.

9. Tentara Swiss khusus Vatikan Tentara Swiss awalnya merupakan penjaga keamanan bayaran di Vatikan. Namun hingga saat ini eksistensinya tetap dipertahankan, sehingga mereka disebut sebagai tim keamanan terkuno di Eropa. Seragam mereka yang unik membuat pemandangan Vatikan semakin unik. Tidak semua orang bisa bergabung sebagai Swiss untuk Vatikan. Mereka hanya menerima pria berusia antara 19 sampai 30 tahun dan setinggi setidaknya 174 cm. Selain wajib lulus latihan militer dasar, mereka juga harus umat Katolik yang taat.