BEGINILAH VIRUS CORONA BEKERJA DI DALAM TUBUH KITA & APA YANG HARUS KITA LAKUKAN JIKA TERINFEKSI.

23 Mar


Pada desember 2019, Otoritas China mengumumkan kepada dunia, bahwa terdapat virus yang menyebar pada komunitas mereka. Bulan selanjutnya virus menyebar ke negara negara lain, dengan kasus yang bertambah berkali-kali lipat setiap hari. Virus ini adalah Sars Cov 2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 dan orang orang menyebutnya Coronavirus.

Apa sebenarnya yang terjadi bila virus ini menginfeksi manusia? Dan apa yang harus kita lakukan?

Virus hanyalah sebuah kapsul yang mengelilingi Materi Genetik dan beberapa Protein, dan bisa dikatakan bukan makhluk hidup. Virus hanya bisa memperbanyak diri dengan memasuki sel hidup. Coronavirus dapat menyebar melalui permukaan benda, tetapi belum diketahui berapa lama virus bisa bertahan hidup di sana.
Cara utama penyebarannya diperkirakan melalui tetesan ketika seseorang batuk, atau ketika kamu menyentuh seseorang yang sakit, kemudian menyentuh wajah, misalnya menggosok mata atau hidung.

Virusnya memulai perjalanan di sini. Dan mencari tumpangan untuk bergerak ke dalam tubuh. Tujuannya ke arah pencernaan, limfa, atau paru paru, yang dapat menyebabkan effek dramatis. Meskipun sedikit saja, namun Coronavirus dapat menyebabkan situasi gawat.

Paru paru dikelilingi oleh miliaran sel epitel, merupakan sel tertular dari tubuhmu melapisi organmu dan Mukosa, menunggu untuk terinfeksi.

Corona terhubung dengan Eseptor Spesifik pada membran korban untuk menyuntikkan materi genetiknya. Selnya tak sadar dengan apa yang terjadi. Menjalankan perintah baru yang sangat simple, hanya mengkopi dan merakit ulang. Selnya akan penuh dengan Salinan virus aslinya hingga mencapai titik kritis dan menerima perintah untuk meledak. Selnya hancur sehingga menyebabkan muncul Coronavirus baru, bersiap untuk menyerang sel yang lebih banyak. Jumlah sel yang terinfeksi akan naik tajam.

Setelah 10 hari, jutaan sel tubuh terinfeksi dan miliaran virus telah membanjiri paru paru. Virusnya masih belum mengakibatkan dampak berlebih. Tapi Corona segera meluncurkan serangan nyata padamu, yaitu kekebalan tubuhmu. Kekebalan tubuh, yang mana seharusnya melindungimu, sebenarnya dapat membahayakanmu dan butuh aturan yang ketat. Sejak sel imun bergerak menuju paruparu untuk menyerang virus, Corona juga menginfeki sebagian dari sel imun dan menyebabkan kebingungan.

Sel tidak memiliki telinga atau mata. Sehingga mereka berkomunikasi dengan siknyal kimia bernama Sitokin. Hampir semua reaksi imun penting, dikontrol oleh itu.

Corona membuat sel yang terinfeksi untuk bereaksi berlebihan. Dasar inilah yang menyebabkan kekacauan pada system imun, dan mengirim sel imun lebih banyak dari yang dibutuhkan sehingga membuang buang sumber daya dan menyebabkan kerusakan.

Dua jenis sel yang menghancurkan pertama ialah Neutrophil, yang mana sangat hebat membunuh Patogen termasuk sel sehat. Begitu mereka datang bergerombol, mereka mulai mengeluarkan  enzim yang banyak menghancurkan lawan juga teman.
Jenis lain sel yang juga penting adalah, Sel T Pembunuh. Biasanya memerintahkan sel terinfeksi untuk menghancurkan diri sebagai kontrol. Sama bingungnya, mereka juga memerintahkan sel sehat untuk melakukan bunuh diri. Semakin banyak sel imun datang, maka semakin banyak kerusakan, dan semakin banyak jaringan sehat paru paru yang dibunuh. Ini bisa menjadi sangat buruk yang dapat mengakibatkan kerusakan permanen. Yang dapat mengakibatkan cacat jangka panjang.
Umumnya system imun akan kembali normal perlahan. Membunuh sel yang terinfeksi dan mencegah virus yang akan menginfeksi kembali, dan membersihkan area pertempuran. Pemulihanpun dimulai.

Mayoritas orang yang terinfeksi Corona akan memulai ini dengan gejala relativ sedang. Namun beberapa kasus menjadi parah hingga kritis. Kita tidak mengetahui presentasenya, karena semua tidak teridentifikasi. Tapi ini lebih baik untuk mengatakan bahwa jumlahnya lebih banyak dari flu.
Dalam kasus yang parah, jutaan sel epitel telah mati dan tanpanya selubung pelindung paru-paru menghilang. Itu berarti bahwa Alveoli kantung udara, tempat pernafasan terjadi dapat terinfeksi oleh bakteri yang biasanya bukan masalah besar.

Pasien yang terkena Pneumonia, pernafasannya menjadi berat atau malah gagal dan pasien membutuhkan Ventilator untuk bertahan hidup. System imun telah berjuang keras selama seminggu dan membuat senjata Antiviral dan ribuan bakteri yang membelah cepat membuat sistem imun kewalahan. Bakteripun memasuki darah dan menyerbu tubuh. Bila ini terjadi maka kematian akan menjadi memungkinkan.

Coronavirus sering dibandingkan dengan virus flu. Tapi sebenarnya ini lebih berbahaya. Sedangkan tingkat kematian sulit ditentukan pastinya selama pandemi. Kita yakin bila ini sangat menular dan menyebar cepat daripada flu.

Ada 2 perkiraan untuk pandemi seperti Corona. Cepat atau lambat penyebarannya. Kita akan menyaksikannya bergantung pada bagaimana kita menghadapinya. Pada awal Outbreak, pandemi cepat akan mengerikan dan mengorbankan banyak jiwa. Pandemi lambat tidak akan diingat oleh buku sejarah. Skenario untuk pandemi cepat dimulai dengan tingkat penularan cepat, karena tidak ada penanggulangan untuk memperlambatnya.

Mengapa ini sangat buruk?

Karena dalam pandemi yg cepat banyak orang yang akan sakit dalam waktu yang sama. Bila jumlahnya berlebih, fasilitas kesehatan akan kewalahan untuk mengatasinya. Sumber daya tak akan cukup seperti petugas medis atau peralatan Ventilator yang tersisa untuk menolong semua orang.

Seseorang akan mati tak tertangani dan selama petugas medis menjadi sakit, fasilitas kesehatan akan jatuh lebih jauh.

Bila ini nyata maka keputusan buruk harus dilakukan. Siapa yang diharuskan hidup dan siapa yang tidak. Jumlah kematian meningkat signifikan dalam skenario seperti itu. Untuk menghindari hal seperti ini dunia harus seluruhnya mengubah pandemi ini menjadi lebih lambat. Pandemi diperlambat dengan respon yang tepat terutama pada fase awal sehingga semuanya yang sakit akan mendapatkan perawatan dan tidak ada titik genting dengan rumah sakit yang kewalahan.

Selama kita masih belum memiliki vaksin untuk Corona, kita harus merekayasa sikap sosial untuk menjadi Vaksin Sosial. Ini mudah dan simple dengan 2 hal yaitu: Tidak menjadi terinfeksi dan tidak menginfeksi yang lain.
Meski kedengarannya sepele tapi hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah dengan membasuh tanganmu dengan sabun, adalah senjata terkuat.

Coronavirus diselubungi oleh selubung lemak. Sabun menghancurkan lemak, dan meninggalkan virus sehingga tak dapat meninfeksimu. Ini juga membuat tanganmu menjadi licin dan dengan gerak mekanik mencuci, virus hancur dengan mudah. Untuk melakukannya dengan benar, basuh tanganmu seperti ketika kamu memotong cabai dan akan meletakkannya di lensa kontak anda.

Hal selanjutnya adalah membuat jarak sosial, yang mana bukan pengalaman yang menyenangkan tetapi hal yang baik untuk dilakukan. Ini berarti tanpa berpelukan dan tanpa berjabat tangan.
Bila kamu dapat tinggal di rumah maka lakukanlah, untuk melindungi siapa yang di luar agar menggerakkan fungsi sosial. Dari dokter hingga kasir atau polisi, kamu bergantung dengan mereka semua. Mereka juga bergantung padamu agar tidak menjadi sakit.

Pada level yang lebih tinggi, ada karantina yang dapat berarti berbeda, dan pembatasan travel atau perintah tegas untuk tetap tinggal di rumah. Karantina bukan hal yang menyenangkan untuk dijalani dan tentu tidak populer. Tetapi mereka terutama peneliti yang bekerja pada bidang medis dan vaksinasi di waktu penting. Jadi bila kamu dikarantina kamu harus paham mengapa, dan menghormatinya. Di antara ini tidak ada yang menyenangkan.
Tapi melihat pada gambaran besar ini adalah harga kecil yang harus dibayarkan. Pertanyaan tentang bagaimana pandemi berakhir bergantung pada bagaimana itu dimulai. Bila dimulai cepat dengan langkah curam, ini berakhir buruk. Bila dimulai lambat tanpa langkah curam, ini berakhir baik. Hari ini dan masa ini benar benar di tangan kita secara harfiah dan kiasan.

Sumber: Kurzgesagt, In a Nutshell

2 Tanggapan ke “BEGINILAH VIRUS CORONA BEKERJA DI DALAM TUBUH KITA & APA YANG HARUS KITA LAKUKAN JIKA TERINFEKSI.”

Trackbacks/Pingbacks

  1. SANG DERMAWAN DI TENGAH WABAH CORONA YANG MELANDA | ISRAN PANJAITAN - 2 April 2020

    […] BEGINILAH VIRUS CORONA BEKERJA DI DALAM TUBUH KITA & APA YANG HARUS KITA LAKUKAN JIKA TERINFEKS… […]

    Suka

  2. Berbagai Macam Istilah Yang Harus Kita Ketahui menyangkut Pandemi Corona | ISRAN PANJAITAN - 16 April 2020

    […] Pandemi: Penyebaran penyakit secara meluas ke seluruh dunia. […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s