Arsip | Maret, 2011

Tingkah Roy Suryo Di Pesawat Lion Air

26 Mar

Ketika menonton berita di Metro TV (MetroMalam) tentang Roy Suryo yang rebutan tempat duduk di pesawat saya langsung teringat ketika saya juga pernah satu pesawat dengan Roy Suryo. Di berita tersebut dikatakan bahwa Roy Suryo rebutan tempat duduk dgn penumpang lain & ternyata memang dia yg salah pesawat. Di tayangan tsb Roy Suryo membela diri, Oke deh saya gak tau permasalahannya krn saya tdk berada di pesawat tsb. Saya akan cerita pengalaman saya ketika 1 pesawat dgn beliau.

Ketika itu saya sedang perjalaanan dr Jakarta ke semarang  kurang lebih jam 6.45  menggunakan penerbangan Lion Air, Saya lupa kapan kejadiannya tp yg saya paling ingat pada saat gunung Merapi meletus pertama kali thn  lalu (2010). ketika Saat itu seluruh penerbangan ke Jogja & solo di alihkan ke Semarang, sehingga seluruh penerbangan tujuan Semarang full. Boarding Time sudah selesai, seluruh penumpang sudah berada di dalam pesawat, Saya duduk di kursi di bagian emergency door (pintu darurat) yg merupakan tempat favorite saya & tempat itulah yg selalu saya pesan setiap perjalanan menggunakan pesawat terbang. Meskipun penumpang sudah penuh tapi pesawat belum juga take offf, saya bertanya dalam hati ada apa ini, Kursi di sebrang kiri saya kosong tp di dekat jendela sudah ada penumpang yg duduk.  Apakah ada penumpang yg belum naik (dalam hati saya) krn seluruh kursi sudah terisi kecuali termpat td & sudah biasa saya liat kalaupun ada yg kosong pasti di jejeran pintu darurat. Saya sempat jengkel juga kenapa pesawat belum take off & saya sudah menduga pasti menunggu penumpang di kursi tadi. Kurang lebih 45 menit kami di dalam akhirnya muncullah sang penumpang yg tdk lain adalah Roy Suryo. Ketika dia masuk pintu pesawat langsung ditutup pesawatpun bergerak dari Taxiway ke Runway. Saya sempat jengkel juga tapi ya sudahlah saya menggerutu dalam hati saja.

Baca lebih lanjut

BUKU ENDE HKBP

14 Mar

AIRMATA KRISTAL GADIS LIBANON

10 Mar

 

 

Gadis Libanon ini mengeluarkan Kristal dari mata (kantung matanya) dibantu dengan jari-jemari ayahnya. Setelah si ayah mengeluarkan Kristal tersebut, kemudian ia menunjukkan kepada kamera, untuk lebih meyakinkan, si ayah menggores kristal yang keluar langsung dari mata putrinya ke kain kulit yang ada didepannya dan terlihat goresan dipermukaan kulit.